Dukungan Menguat, Pabrik Sawit di Tojo Una-Una Didorong untuk Perkuat Ekonomi dan Energi Nasional
TIME SULTENG – Dukungan terhadap pembangunan pabrik minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) di Kabupaten Tojo Una-Una terus menguat. Pemerintah daerah, DPRD, dan tokoh masyarakat berkomitmen mendorong realisasi investasi tersebut guna memperkuat ekonomi lokal sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
Ketua DPRD Tojo Una-Una, Gunar A.Suleman, menilai pengembangan perkebunan dan industri pengolahan sawit merupakan langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas serta mendorong hilirisasi industri di daerah.
“Ini penting untuk mendorong hilirisasi industri sawit sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat,”ujar Gunar usai rapat paripurna laporan pertanggung jawaban (LPJ) Bupati Tahun 2025 di Gedung DPRD Tojo Una-Una, Selasa (31/3/2026).
Ia juga mengapresiasi langkah Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, yang membuka peluang investasi di daerah.
Menurut dia, kebijakan tersebut sejalan dengan program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan energi dan pangan.
Pemerintah daerah bersama DPRD mendukung rencana pembangunan pabrik CPO di Kecamatan Ulubongka.
Kehadiran industri pengolahan ini dinilai akan memperkuat struktur ekonomi daerah, meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), serta membuka lapangan kerja.
Bupati Ilham Lawidu mengatakan, pemerintah daerah memberikan ruang bagi investor yang ingin berkontribusi dalam pembangunan ekonomi masyarakat.
“Pemerintah daerah mendukung investasi yang memberi nilai tambah bagi hasil perkebunan masyarakat,” kata Ilham.
Selain meningkatkan pendapatan daerah, keberadaan pabrik diharapkan mempermudah petani dalam memasarkan hasil panen tanpa harus bergantung pada pengolahan di luar wilayah.
Tokoh masyarakat Mohamad Abdan Lasawedi menilai pembangunan pabrik menjadi kebutuhan seiring dengan berkembangnya perkebunan kelapa sawit di wilayah Tojo Una-Una.
“Dengan adanya pabrik, distribusi akan lebih efisien dan harga bisa lebih kompetitif,”ujarnya.
Ia menambahkan, sektor kelapa sawit juga berperan dalam mendukung ketahanan energi melalui pengembangan biodiesel sebagai bahan bakar alternatif yang dapat mengurangi ketergantungan impor.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tojo Una-Una, Marni Mangun, memastikan perizinan PT Agri Asia Abadi telah terpenuhi.
“Perizinan perusahaan sudah lengkap,”ujarnya.
Selain itu, Kepala Dinas Perkebunan Tojo Una-Una, Mahdi, menyebutkan pemerintah daerah tengah menyiapkan pengembangan sawit di Kecamatan Ulubongka, Ampana Kota, dan Kecamatan Ratolindo dengan potensi lahan mencapai puluhan ribu hektare.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga melakukan pembibitan kelapa sawit di Desa Sansarino,Kecamatan Ampana Kota untuk menyiapkan bibit unggul bagi petani.
Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan perkebunan sawit secara berkelanjutan.
Dengan dukungan berbagai pihak, pembangunan pabrik minyak sawit di Tojo Una-Una diharapkan segera terealisasi dan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah serta berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional.
Sementara itu, pihak manajemen PT Agri Asia Abadi hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi. **/ Budi Dako


