Pemda Tojo Una-Una Sosialisasi Survei Seismik 2 D Laut: Jamin Tak Rugikan Nelayan, Potensi Migas Jadi Harapan!
Touna – Pemerintah Daerah (Pemda) Tojo Una-Una bergerak cepat menggelar sosialisasi terkait rencana survey seismik 2D laut di perairan Ampana.
Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari Surat Badan Geologi Nomor T-374/MG.04/BGL/2025, menandakan keseriusan pemerintah dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam secara bertanggung jawab.
Acara yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Alfian Matajeng ,S.Pd, M.A.P, pada Jumat sore, (26/12/2025) diruang rapat kantor Bupati Tojo Una-Una ini, dihadiri oleh berbagai pihak terkait,diantaranya:
Perwakilan PT Huatong Service Indonesia (HSI) H.Caco, Ketua DPRD Touna, Gusnar A. Suleman,S.E.M.M, Kasat Intelkam Polres Touna, AKP Adhitya Meideski,S.T, Kasi Intelijen Kejari Touna, La Ode M.Nuzul,S.H, M.H, Wakil Ketua DPRD Touna,Rizal C. Panjili, S.E,.M.A.P, Wakil Ketua DPRD Jafar M.Amin,S.E, Kadua Perikanan Touna, Rahmat Basri, S.Pi,M.Si, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Mohamad Asrar M.Ali, Kadis PUPR Touna, Mohamad Asfan Supu,S.ST,M.T, Kasat Polairud IPTU Kadek Agung,A.P, S.H, Komandan Pos Angkat Laut (Danposal) Ampana, Ketua Himpunan Nelayan aseluruh Indonesia(HNSI) Tojo Una-Una, Syarifudin Maksum,S.H, Camat Ampana Tete, Abdul Wahid Rimpu,u Camat Ratolindo, Camat Ampana Kota, Moh. Awali, Camat Ulubongka, para Lurah, dan Kepala Desa, para Kabag Instansi terkait, Perwakilan Nelayan, dan Warga masyarakat pemilik rumpon.
Sekda Touna, Alfian Matajeng menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya eksplorasi minyak dan gas bumi (migas)guna meningkatkan cadangan serta produksi migas nasional.
“Ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional di bawah naungan Pusat Survei Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Meneral Republik Indonesia,”ujarnya.
Perwakilan PT Huatong Service Indonesia (HSI) H. Caco, memberikan penjelasan terkait survei ini.
Ia mengungkapkan bahwa wilayah jalur kapal survei akan dimulai dari desa Tombiano, Kecamatan Tojo Barat hingga ke Desa Poat Pagimana , dengan jarak 17 mil dari garis pantai dan kecepatan kapal survei 2-4 knot.
“Survei seismik ini memungkinkan kita mengetahui kandungan di dalam bumi seperti minyak, gas alam, air, mineral, dan lainnya tanpa perlu menggali atau membuat lubang besar,”jslas H. Caco.
Rencana, kegiatan seismik 2D di perairan Ampana dan Luwuk akan berlangsung selama 12-15 hari operasional , dimulai dari pelabuhan Bitung , Sulawesi Utara pada Minggu pertama Januari 2026.
Ketua DPRD Gusnar A. Suleman menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi yang baik dengan masyarakat nelayan.
“Kita hanya melaksanakan program pusat, jangan sampai dampaknya justru merugikan masyarakat,”tegasnya.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tojo Una-Una syarifudin Maksum, S.H, menyampaikan dukungan terhadap program ini, dengan catatan tidak merugikan para nelayan dan pemilik rumpon.
“Kami mendukung sepanjang program ini tidak merugikan para nelayan dan pemilik rumpun dan ponton yang ada diwilayah perairan Tojo Una-Una,”ujarnya.
Ia juga menekankan perlunya membahas ganti rugi rumpon dan ponton dengan para pemiliknya terlebih dahulu.
Sosialisasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan. Kegiatan survei seismik 2D laut Ampana dan Luwuk berjalan lancar, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan potensi ditemukannya sumber migas baru, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tojo Una-Una dan mendukung ketahanan energi nasional. **/ Budi Dako


