Peringatan Maulid Nabi di Uemalingku Dihadiri Ribuan Warga, Sekda Alfian: Maulid Jadi Momentum Perkuat Persatuan “Sivia Patuju”
Timesulteng, TOUNA — Ribuan masyarakat muslim dari berbagai wilayah di Kabupaten Tojo Una-Una memadati Tribun Bumi Mas, Kelurahan Uemalingku, Kecamatan Ratolindo, Minggu (20/9/2026) malam, untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan dirangkaikan dengan acara bertajuk “Touna Bershalawat”.
Acara diselenggarakan oleh Pemerintah Kelurahan Uemalingku bersama Abnaul Khairaat Tojo Una-Una. Turut hadir pimpinan MUI Provinsi Sulawesi Tengah Habib Ali bin Muhammad Al-Jufri, Ketua MUI Kabupaten Touna Habib Abdulrahman bin Salim Al-Idrus, penceramah Habib Salim bin Abdurrahman Al-Jufri, unsur Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, camat, kepala desa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Alfian Matajeng, S.Pd., M.A.P., mewakili Bupati membacakan sambutan tertulis. Ia menyampaikan permohonan maaf Bupati Ilham Lawidu dan Wakil Bupati Surya Lapasiri yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas kedinasan di luar daerah.
Bupati saat ini tengah melaksanakan tugas pemerintahan di Jakarta, dan Ibu Wakil Bupati sedang menjalankan tugas di Makassar. Kita doakan bersama agar kedua pimpinan kita senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan amanah.
Alfian menegaskan, peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya menjadi seremoni belaka, melainkan momentum untuk menghayati dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan kebersamaan dengan menjunjung tinggi falsafah daerah “Sivia Patuju” yang bermakna satu tujuan.
“Peringatan Maulid ini harus menjadi energi untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah yang religius, maju, adil, dan sejahtera,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Alfian juga menyoroti komitmen Pemkab Touna dalam mendukung kehidupan keagamaan. Sejak kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati dilantik pada 20 Februari 2025, pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan hibah bagi masjid dan musala dengan kisaran Rp20 juta hingga Rp100 juta, serta dukungan bagi rumah ibadah umat beragama lainnya, pondok pesantren, dan organisasi kemasyarakatan Islam.
Di akhir sambutannya, Alfian menyampaikan imbauan khusus kepada para orang tua untuk lebih aktif membimbing dan mengawasi anak-anak dari ancaman penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, serta dampak buruk media sosial.
“Jangan biarkan perkembangan teknologi dan media sosial menjauhkan kita dari nilai-nilai agama dan budaya,” pungkasnya. **/ CH


