Akibat Longsoran Limbah Tambang, Abrasi Sungai Tambalako, Jalan Terputus

Akibat Longsoran Limbah tambang, abrasi Sungai Tambalako membuat jalan ke Desa Bimojaya terputus (Foto: Ist)

Morut – 301 Kepala Keluarga (KK) dari tiga Dusun di Desa Bimorjaya Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara (Morut) akses ke Desa terputus akibat longsoran limbah tambang yang jatuh ke Sungai Tambalako, membuat arus sungai berpindah mengikis habis badan jalan sehingga akses dari Desa Mohoni ke Desa Bimorjaya terputus total.

“Jalan dari Mohoni kedesa Bimorjaya terputus akibat buangan limbah tambang PT. ES yang longsor dan jatuh ke Sungai Tambalako, sehingga terjadi luapan air Sungai, alur sungaipun berpindah dan menyempit, sehingga arusnya bertambah deras lalu mengikis ke badan jalan, dengan arus Sungai yang sangat kencang, membuat badan jalan ikut longsor dan lenyap terbawa arus sungai,” kata Kepala Desa Bimorjaya Absalom Auw, Sabtu (7/9/2024).

Tak hanya itu, menurut Absalom Auw, terputusnya akses ke Desa Bimorjaya berdampak terhadap roda ekonomi warga, kenapa tidak, hasil perkebunan kelapa sawit warga yakni Tanda Buah Segar (TBS) tidak bisa lagi dipasarkan, sementara di sektor pendidikan, anak didik seperti SMP dan SMK tidak bisa lagi kesekolah akibat terputusnya jalan, bahkan listrik pun sudah tidak menyala sejak jalan tersebut terputus, karena tiang bersama kabelnya ikut terbawa arus sungai.

Bupati Meninjau Langsung Kondisi Jalan Yang Terputus:

Menurut Bupati Delis,J.Hehi, Pemerintah Daerah segera mencari solusi jangka panjang, supaya kejadian ini tidak terulang kembali, termasuk solusi jangka pendek untuk penangan jalan yang terputus, agar ruas Desa Mohoni dan Desa Bimorjaya bisa dipakai dengan secepatnya untuk transportasi barang, logistik maupun akses bagi warga.

“Kejadian terputusnya jalan ini, tidak terlepas dari debit air yang sangat tinggi dengan cuaca yang ekstrim ditambah lagi dengan adanya tumpukan material limbah tambang yang jatuh kesungai

Olehnya itu kita akan segera menggelar rapat bersama untuk mencari solusi cepat dengan pihak PUPR.BPBD, Kecamatan, Pemerintah Desa, Pihak perusahaan dan pihak terkait lainnya,” tandas Bupati Morowali Utara saat di temui di lokasi jalan terputus. ***

 

Rudy A.Mairi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *