Putin Bakal Gunakan Nuklir di Ukraina, Xi Jinping Langsung Bereaksi Peringatkan Presiden Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dan Presiden China Xi Jinping berjabat tangan selama pertemuan di sela KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Astana, Kazakhstan, 3 Juli 2024. (Sumber: Sergey Guneyev, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)

Moskow – Ancaman Presiden Rusia Vladimir Putin menggunakan senjata nuklir di Ukraina memicu sejumlah respons.

Bahkan Presiden China Xi Jinping ikut memperingatkan Putin terkait penggunaan senjata nuklir.

Putin dikabarkan ingin mengubah doktrin nuklir Rusia terkait peraturan dan prakondisi penggunaan senjata nuklir Rusia pada Rabu (25/9/2024).

Ia menegaskan, serangan dari negara non-nuklir yang didukung kekuatan nuklir ke Rusia akan dianggap serangan gabungan.

Hal itu jelas membuat ketakutan Ukraina atas kemungkinan digunakannya senjata Rusia di Ukraina semakin tinggi.

Pasalnya, serangan Ukraina ke Kursk mendapatkan dukungan dari Amerika Serikat (AS) dan negara yang memiliki senjata nuklir lainnya.

Selain itu, muncul sinyal bahwa AS akan mengizinkan Presiden Ukraina Volodymyt Zelenskyy menggunakan rudal jarak jauh masuk lebih dalam ke Rusia.

Dikutip dari BBC Internasional, Kamis (26/9/2024), China yang merupakan sekutu Rusia bereaksi atas rencana Putin tersebut.

Mereka meminta Rusia dan semua pihak untuk tetap tenang, dan bahkan Xi Jinping dilaporkan telah memperingatkan Putin terkait penggunaan senjata nuklir.

Kepala Staf Kantor Kepresidenan Zelenskyy, Andrey Yermak juga merespons pernyataan Putin.

“Rusia tak memiliki apa pun lagi selain mengancam dengan nuklir untuk mengintimidasi dunia,” kata Yermak.

Ukraina selalu mengkritik ancaman Putin yang terus mengatakan bakal menggunakan nuklir, sebagai upaya untuk menghalangi sekutu memberikan dukungan lebih lanjut, ***

 

Sumber: Kompas TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *