Hadiri Penguatan Kelembagaan Bawaslu Touna Pasca Putusan MK, Asisten II: Penting Untuk Demokrasi
Touna – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu diwakili oleh Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Aspan Taurenta menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan Bawaslu Kabupaten Tojo Una-Una Pasca Putusan Mahkama Konstitusi (MK) Nomor :135/PUU-XII/2024 bersama Mitra Kerja, di Hotel Ananda, Selasa (9/9/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sulawesi Tengah, Rasyidi Bakri, Akademisi UIN Datokarama Palu, Dr. Sahran Raden, Ketua dan Anggota Bawaslu Tojo Una-Una, Ketua dan Anggota KPU Tojo Una-Una, Unsur Forkopimda, Pimpinan Perangkat Daerah terkait, Organisasi Perempuan, Organisasi Pemuda, Organisasi Mahasiswa, awak media serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Aspan Taurenta menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah memberikan apresiasi pelaksanaan Kegiatan Penguatan Kelembagaan Bawaslu Kabupaten Tojo Una-Una bersama mitra kerja dan stakeholder.
“Melalui penguatan kelembagaan, Bawaslu diharapkan dapat memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak, membangun sistem pengawasan yang efektif, menjaga integritas, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu,” katanya.
Aspan mengatakan, dinamika politik nasional pasca Putusan Mahkamah Konstitusi No. 135/PUU-XXII/2024 pada 26 Juni lalu. Putusan tersebut memisahkan pelaksanaan pemilu nasional dan daerah dengan jeda dua setengah tahun. Menurutnya, transisi ini membutuhkan rancangan yang matang agar demokrasi tetap berjalan dengan baik.
“Momentum ini diharapkan dapat menjadi pijakan untuk memperbaiki kualitas demokrasi sekaligus meningkatkan efisiensi pemilu di Indonesia,” ujarnya.
Aspan berharap kegiatan tersebut juga bisa melibatkan para Camat, karena mereka merupakan perpanjangan tangan pemerintahan daerah yang ada di wilayah masing-masing.
“Harapannya dengan kegiatan ini, Kabupaten Tojo Una-Una dalam menghadapi pelaksanaan Pemilihan dapat berjalan aman dan lancar. Begitu juga para ASN terus menjaga Netralitas,” tutupnya. ***


