LPG 3 Kg Langka, Harganya, ‘Melangit’ di Morut, Warga Resah
TIME SULTENG – Gas bersubsidi LPG 3 Kg jelang bulan puasa 1447 Hijriah di Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara, harganya ‘melangit’ hingga tembus rata-rata Rp 65.000 pertabung, membuat warga resah bahkan geram akibat lemahnya pengawasan gas Bersubsidi.
“Kelangkaan tersebut diduga adanya mafia gas 3 kg, bayangkan saja, kuota dipangkalan diduga dibatasi, sekitar 70 tabung, hanya dalam dua hari habis,” ujar Andi Tajuddin Tokoh Masyarakat Petasia Timur kepada media ini, Senin (16/02/2026)
Anehnya lagi, setiap memasuki bulan Ramadhan, harganya melambung tinggi, padahal dalam HET, seharus kisaran Rp 20.000 hingga Rp 25.000 untuk Morowali Utara.
“Barusan tadi saya cek langsung di Pengecer harga LPG 3 Kg di seputar Desa Bungintimbe, melambung Rp 65.000 pertabung,” ujar Andi Tajuddin, nada geram
Warga minta pihak terkait turun langsung melakukan pengecekan, bila terbukti adanya dugaan mafia gas, harus ditindak tegas, pasalnya gas Bersubsidi dengan ketentuan harga dari pangkalan sudah di atur oleh Pemerintah, kalau pun dari harga HET sudah ditetapkan sekian, paling tidak harganya stabil ditingkat eceran dan tidak memberatkan Masyarakat, kuncinya. **/ Rudy A.Mairi



