Makan dan Ngopi Gratis, Bukan cari Sensasi, Murni Gerakan Keihklasan dan Kepedulian

Warung gratis, Makan sehat halal, (foto: Rudy)

TIME SULTENG – Sekelompok warga di Desa Beteleme, secara spontan terpanggil peduli sesama, mendirikan warung makan dan ngopi gratis di Desa Tinompo Kecamatan Lembo di Kabupaten Morowali Utara.

Warung makan gratis dan ngopi bareng ini, merupakan inisiatif kelompok tersebut, dalam berbagi makan siang gratis bagi warga yang melintas di ruas Trans Sulawesi, poros Beteleme-Tinompo.

Saat ditemui langsung media ini di kedai makan gratis, seorang ibu yang piawai, dan peduli, dengan rendah mengatakan, gebrak makan siang gratis ini bukan, untuk mencari sensasi kelompok, namun ini murni gerakan hari nurani yang peduli terhadap sesama.

“Makan siang dan ngopi gratis ini di adakan mulai pukul 11:00 wita, pada hari Senin 2/2/2025 sampai pada hari Jumat 6/2/2026,” papar Nyonya J.Malanguna, selaku pelaksana makan dan ngopi gratis, kepada media ini.

Tak hanya itu, Nyonya J.Malanguna ini menyebut, gerakan makan dan ngopi gratis ini, murni atas keterpanggilan untuk pelayanan sosial dan tanpa kepentingan politik;tertentu, karena kami pikir mungkin banyak masyarakat sekitar membutuhkan sentuhan pelayanan makan siang gratis

“Jadi kelompok kami berawal dari keterpanggilan, juga sebagai perisai kerinduan kami, maka muncul lah ide untuk berbagi terhadap sesama yang membutuhkan makan siang gratis,” cetus Nyonya J.Malanguna.

Ditempat yang sama seorang lansia yang ditemui tengah menikmati makan siang gratis, mengaku terkesimak atas terobosan ikhlas kelompok ini, kenapa tidak, karena makan siang gratis ini sudah turut membantu meringankan beban memasak dirumah.

“Luar biasa pak, makan siang gratis ini sangat membantu, karena kita bisa ikut menikmati makan siang gratis, diwarung Gratis Makan Sehat Halal,” ujar Ibu Lapasila dengan nada optimis.

Pengojek pun ikut menikmati makan siang gratis, seorang tukang ojek Senior yang sudah dikenal luas oleh kalangan, mengaku sangat bersyukur bisa menikmati makanan yang memenuhi standar gizi, persembahan kelompok peduli sesama.

“Dirinya selaku tukang ojek, tidak menyangka bisa ikut menikmati makan siang gratis dari warung makan sehat halal,” ujar Dodi yang mengenakan rompi ojek duduk makan bersama warga lainnya.

Tak hanya warga sekitar, jauh-jauh seorang warga yang diketahui bernama Sarjuli dari Desa Pontangoa Kecamatan Lemboraya, ikut goyang lidah menikmati makan siang gratis.

“Awalnya ia, hanya bermaksud memutar kendaraan roda empatnya dipelataran luas tempat makan gratis sehat halal, namun setelah melihat disalah satu kedai bertuliskan Warung Gratis Makan sehat Halal, ehh langsung saya dan seorang teman mampir ikut menikmati makan gratis, terobosan ini luar biasa, karena ada yang berfikir bisa berbuat gerakan peduli makan siang gratis,” sebut Sarjuli.

Warga yang telah menikmati makan siang gratis ini, puas dan bisa jadi motivasi bagi mereka yang miliki hati nurani untuk kepedulian bagi sesama dalam, membangun amal dan sumbangsi tanpa pamrih bagi sesama. **/ Rudy A.Mairi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *