Wabup Touna Buka Secara Resmi Kegiatan Lomba di HUT Ke-23 Kecamatan Tojo Barat
TIME SULTENG – Wakil Bupati Tojo Una-Una, Surya, S.Sos., M.Si, secara resmi membuka Pembukaan Kegiatan Lomba dalam Rangka Menyongsong Hari Ulang Tahun ke-23 Kecamatan Tojo Barat Tahun 2026, yang digelar di Kecamatan Tojo Barat, Kabupaten Tojo Una-Una.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan pembangunan yang telah dilalui Kecamatan Tojo Barat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan.
“Peringatan Hari Ulang Tahun kecamatan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momen refleksi untuk mengevaluasi capaian pembangunan dan memperkuat persatuan dalam membangun daerah,” ujar Surya.
Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta bersama-sama membangun Kecamatan Tojo Barat agar semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Ia berharap berbagai perlombaan yang digelar dapat mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat sportivitas, serta memperkuat rasa kekeluargaan di tengah masyarakat.
Kepada seluruh peserta lomba, Wakil Bupati berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. Menurutnya, menang atau kalah adalah hal yang biasa, namun kebersamaan tetap menjadi yang utama.
Selain itu, Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung agar seluruh rangkaian perayaan HUT ke-23 Kecamatan Tojo Barat dapat berjalan lancar dan memberikan hiburan yang positif.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una yang diwakili Syahrul Abdulah, Anggota DPRD Kabupaten Tojo Una-Una Daerah Pemilihan II, Camat Tojo Barat Ruslan Siparante, Kepala Desa Tombiano Makmur Amudaiya, Ketua TP PKK Kecamatan Tojo Barat, unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat. ***


