Wakapolres Tojo Una-Una: Bhabinkamtibmas Harus Jadi Pemecah Masalah dan Perkuat Sinergi Tiga Pilar
Time Sulteng, Touna – Wakapolres Tojo Una-Una Kompol Junus Joni Achpah menegaskan peran strategis Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian dalam menjaga keamanan serta menyelesaikan permasalahan di tingkat desa.
Hal tersebut disampaikannya saat memimpin kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) serta pembekalan penyelesaian masalah melalui pendekatan Problem Solving dan Restorative Justice (RJ) di Aula Bhakti Satria Polres Tojo Una-Una, Senin (15/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kasat Binmas AKP Agus Habibie, Kasat Reskrim AKP Muhammad Syarif, S.H., M.H., serta seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Tojo Una-Una.
Dalam arahannya, Wakapolres meminta para Bhabinkamtibmas untuk mendorong pembentukan ruang penyelesaian perkara di setiap desa yang melibatkan kolaborasi tiga pilar: TNI, Polri, dan Pemerintah Desa.
Langkah ini bertujuan agar sengketa atau masalah masyarakat dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan tuntas di tingkat akar rumput.
Selain itu, ia mengingatkan agar Bhabinkamtibmas lebih proaktif hadir di tengah kegiatan warga, rutin bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat, serta mendeteksi dini potensi gangguan keamanan.
Para anggota juga diinstruksikan untuk mempublikasikan berbagai kegiatan positif kepolisian guna memperkuat citra Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Bhabinkamtibmas harus hadir, menjadi pemecah masalah, membangun sinergi, dan sigap membantu masyarakat, terutama saat bencana atau situasi darurat. Jaga integritas dan jangan pernah terlibat atau melindungi tindak pidana apa pun,” tegas Kompol Junus.
Setelah arahan Wakapolres, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi teknis mengenai penerapan pendekatan Problem Solving dan Restorative Justice oleh Kasat Reskrim, sesi tanya jawab, dan ditutup dengan sesi foto bersama. **/ CH


