Iran Nyatakan Perang Skala Penuh Lawan AS
Time Sulteng, TEHERAN – Presiden Iran Masoud Pezeshkian secara resmi menyatakan negaranya kini berada dalam perang skala penuh melawan Amerika Serikat, Senin (20/7/2026).
Pernyataan itu dikeluarkan setelah serangan udara AS menyasar berbagai wilayah di utara hingga tengah Iran.
“Kenyataannya adalah bahwa saat ini Republik Islam Iran terlibat dalam perang skala penuh,” tegas Pezeshkian lewat pernyataan kantor kepresidenan yang dikutip Reuters.
Sebagai balasan, Iran menghujani pangkalan militer AS di kawasan dengan rudal dan drone. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga menargetkan aset AS dan sekutunya di Bahrain, Kuwait, Yordania, Qatar, Suriah, Oman, hingga Arab Saudi sejak eskalasi dimulai 7 Juli lalu.
Konflik kini meluas ke jalur perdagangan dunia:
– Kelompok Houthi di Yaman memberlakukan blokade maritim terhadap pelabuhan Arab Saudi, dituduh ikut membantu serangan ke Iran
– Ekspor minyak Saudi terancam, di samping gangguan yang sudah terjadi di Selat Hormuz
– Ancaman serangan kembali ke jalur Laut Merah dan Teluk Aden memicu kekhawatiran lonjakan harga minyak global
– Pekan lalu terjadi baku tembak pertama antara Houthi dan Arab Saudi sejak gencatan senjata Maret 2022
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyerukan dukungan dunia untuk menjaga keamanan pelayaran, namun menegaskan tetap berupaya mencari jalan keluar diplomatik. **/ iNews.id


