Lapas Ampana Ikuti Pelatihan Perkoperasian dan Olahan Makanan

TOUNA — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana turut berpartisipasi dalam kegiatan Pelatihan Perkoperasian dan Pelatihan Teknis Olahan Makanan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah,

Dalam kegiatan ini, Lapas Ampana mengutus sebanyak dua petugas, yaitu Rama Putrafi dan Nurdiansyah, yang juga merupakan pengurus Koperasi Lapas Ampana.

Pelatihan ini berlangsung di Hotel Ananda, Kabupaten Tojo Una-Una, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Sekretarisnya, pejabat administrator, serta Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Tojo Una-Una.

Para peserta pelatihan yang hadir akan mengikuti rangkaian kegiatan selama empat hari ke depan, yang akan diisi dengan berbagai materi tentang perkoperasian.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta dalam bidang perkoperasian dan olahan makanan, guna mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah di daerah ini.

Para peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas koperasi serta usaha mikro yang mereka kelola.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan partisipasi dari Lapas Kelas IIB Ampana dalam pelatihan ini. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan koperasi dan usaha kecil di Sulawesi Tengah,” ujar Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulawesi Tengah dalam sambutannya.

Pelatihan ini juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk saling berbagi pengalaman dan menjalin jaringan kerja sama yang lebih kuat, demi terciptanya ekosistem usaha kecil dan menengah yang lebih solid dan berdaya saing tinggi. (Humas/Laspana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *