Perempuan Lansia Hanyut di Irigasi Balinggi, Kapolsek: Murni Musibah, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Polisi mengecek Tempat kejadian hanyut di saluran irigasi Ni Nyoman Sutini (72), Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong

TIME SULTENG, Parigi Moutong – Peristiwa tragis menimpa seorang perempuan lanjut usia di Dusun Lembaga Sari, Desa Lebagu, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (29/4/2026) siang. Korban diketahui bernama Ni Nyoman Sutini (72), yang dilaporkan hanyut di saluran irigasi saat tengah mencuci pakaian di depan rumahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 11.30 WITA ketika korban masih sempat terlihat oleh anaknya, I Ketut Setiadi, sedang beraktivitas di sekitar aliran irigasi. Namun tak lama kemudian, warga sekitar dikejutkan oleh teriakan minta tolong dari arah saluran air.

Seorang warga, Mamak Eri, yang mendengar suara tersebut segera melakukan pengecekan dan mendapati seseorang telah terseret arus irigasi.Warga kemudian bergegas melakukan pencarian dengan menyusuri aliran air.

“Korban ditemukan sekitar 800 meter dari lokasi awal dalam kondisi mengapung dan tidak sadarkan diri, kemudian dibawa ke rumah duka,” ungkap salah satu saksi di lokasi.

Upaya penanganan medis sempat dilakukan oleh bidan desa, namun korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Tim Inafis Polres Parigi Moutong yang dipimpin Aipda I Nyoman Mustika tiba di lokasi sekitar pukul 14.20 WITA untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, proses identifikasi lebih lanjut tidak dilakukan atas permintaan pihak keluarga yang telah lebih dahulu memandikan jenazah dan menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Kapolsek Sausu IPTU Yakobus Mangopo, S.H., menegaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa tersebut diduga kuat merupakan kecelakaan murni.

“Dari keterangan para saksi serta kondisi di lapangan, tidak ditemukan adanya indikasi tindak pidana. Peristiwa ini murni musibah, diduga korban terpeleset saat beraktivitas di saluran irigasi yang arusnya cukup deras, terlebih faktor usia korban yang sudah lanjut,” jelas IPTU Yakobus.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran air, khususnya saluran irigasi yang memiliki arus deras dan berpotensi membahayakan keselamatan.

“Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga lanjut usia. Pastikan kondisi lingkungan aman saat beraktivitas di sekitar air untuk menghindari kejadian serupa,” tegasnya.

Saat ini situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. Pihak kepolisian bersama aparat desa terus melakukan langkah preventif melalui patroli dialogis serta edukasi kepada masyarakat guna meminimalisir risiko kecelakaan serupa di kemudian hari. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *