Gempa NTT Rusak 21 Rumah Sakit dan 190 Puskesmas, 1.875 Personel Gabungan Dikerahkan
Timesulteng, KUPANG – Dampak gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) tak hanya merusak hunian warga, tetapi juga menimpa puluhan fasilitas kesehatan dan infrastruktur vital lainnya. Dikutip iNews.id
Kasatgas Humas Ops Aman Nusa II Bencana Alam NTT Kombes Bayu Suseno menyampaikan, Minggu (16/8/2026), tercatat sebanyak 21 rumah sakit terdampak, di mana tiga di antaranya mengalami kerusakan berat dan enam lainnya rusak ringan.
Sementara dari 190 unit Puskesmas yang terdampak, 20 unit di antaranya rusak berat.
Pada sektor transportasi, tercatat 33 titik longsor, empat titik patahan badan jalan, serta empat jembatan mengalami kerusakan.
Jalur utama yang terganggu antara lain ruas Ende–Bajawa dan Ende–Maumere. Kerusakan juga terjadi pada akses Pelabuhan Lorens Say Maumere serta SPAM Lembor Selatan.
Khusus di Kabupaten Manggarai Barat, tercatat 914 bangunan mengalami kerusakan hingga Minggu dini hari.
Guna mempercepat penanganan darurat, pihak berwenang mengerahkan sekitar 1.875 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, dan relawan.
Dukungan udara juga disiapkan, di mana helikopter diberangkatkan dari Bima menuju Labuan Bajo untuk membantu evakuasi medis serta pendistribusian bantuan lewat jalur udara maupun laut. **/ CH


