Penyempitan Alur Sungai Terjadi di Perbatasan Desa Tompira-Bungintimbe
Morut – Tata ruang di Daerah Perbatasan Desa Tompira dan Desa Bungintimbe Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara diduga sudah menyalahi qaidah lingkungan yang bisa berakibat fatal mendatangkan malapetaka bencana banjir.
Seperti yang terjadi di Sungai Lea-Lea yang terletak dibatas Desa Tompira dan Desa Bungintimbe, sudah terjadi penyempitan alur sungai sebab diduga bangunan rumah warga sudah menjorok ke alur sungai sehingga terjadi penyempitan, apabila musim hujan datang dikhawatirkan air Sungai Meluap ke Pemukiman warga dan jalan akses ke jalan di kiri Kompoleks Diklat Tompira.
Tak hanya itu, sementara didaerah hulu sungai, diduga terjadi penggundulan hutan, sebelumnya terjadi banjir bandang beberapa bulan lalu, yang mengakibatkan sejumlah kios dan rumah makan bersama sejumlah pemukim warga di perbatasan Desa Tompira dan Desa Bungintimbe di jalan Trans Sulawesi ikut terendam air berwarna merah.
“Ada tanah saya luasnya 3 meter, diantara luas yang 3 meter tersebut ada satu spot, yang tertinggal sisa 1 meteran, akibat hujan deras lalu banjir beberapa bulan lalu, sehingga tanah kami itu ludes tergerus arus sungai yang kencang,” Ujar pengelola Bellagio Giestation House, selasa (12/11/2024).
Kondisi bangunan warga yang menjorok masuk alur sungai, diduga meresahkan, pasalnya bangunan tersebut diduga pemicu terjadinya penyempitan alur sungai, membuat tim dari dinas lingkungan hidup dan tata ruang Morowali utara langsung meninjau kelapangan untuk melihat langsung kondisi penyempitan sungai yang dapat berakibat fatal apabila musim hujan datang.
Sejauh ini belum diketahui pasti hasil dan kesimpulan dari kunjungan tim Pemda Morowali Utara setelah melihat langsung terjadinya penyempitan sungai tersebut.
“Hasil peninjauan tim, kabarnya akan di laporkan ke asisten 1 (satu) Pemda Morowali Utara, semoga hasil dari peninjauan langsung tersebut segera bisa melahirkan solusi yang terbaik agar kita terhindar dari malapetakan banjir, apabila musim hujan datang,” Pinta pengelola, Bellagio Guest House. ” (Rudi)


