Bupati Ilham Wujudkan Asta Cita Prabowo Subianto: SR Hadir Sebagai Bukti Nyata untuk Masyarakat Touna

Moh. Abdan Lasawedi saat memberikan gambaran tentang Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Tojo Una-Una bersama Sekda Touna, Alfian Matajeng, tokoh masyarakat Tojo, Ridwan Tawalili pada Minggu malam ( 22/2/2026)

TIME SULTENG – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto bukan isapan jempol semata!. Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) hadir sebagai bukti nyata, memberikan pendidikan berkualitas dan pemberdayaan komprehensif bagi anak-anak kurang mampu serta keluarga mereka di Tojo Una-Una.

Dukungan penuh dari berbagai tokoh masyarakat semakin memperkuat komitmen ini. Rabu (25/2/2025).

SRT, sebagai wujud nyata Inpres Nomor 8 Tahun 2025, memutus rantai kemiskinan eksterem dengan menyediakan pendidikan berkualitas ,fasilitas memadai, asrama, serta bantuan sosial dan perbaikan rumah tidak layak huni bagi orang tua siswa.

Program ini dirancang memberdayakan anak dan keluarga secara holistik, demi meningkatkan taraf hidup yang berkelanjutan.

“Sekolah Rakyat dilengkapi asrama dan menyediakan pendidikan dasar hingga menengah terintegrasi dengan pemberdayaan sosia,”tegas Bupati Ilham Lawidu.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SRT 60 Kabupaten Tojo Una-Una oleh Bupati Ilham Lawidu dan Forkopimda.

Pembukaan tersebut menggunakan UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Desa Kajulangko, Kecamatan Ampana Tete (30/09/2025) lalu.

SRT kini menampung 100 siswa dari SD, SMP ,dan SMA ( 4 Rombel).

Ini bukan lagi sekedar janji, melainkan realitas pendidikan gratis dan lengkap bagi masyarakat Tojo Una-Una.

Sekda Touna, Alfian Matajeng, saat ditemui awak media seusai Sholat Tarawe di Pondok Taliku Banu’a Abdan Lasawedi (Taliban) di Kelurahan Uemalingku, Kecamatan Ratolindo pada Minggu malam (22/2/2026) mengungkapkan, “Alhamdulillah fasilitas dan kebutuhan anak-anak di asrama makin lengkap.

Kenyamanan siswa, mulai dari ruang belajar, perpustakaan hingga fasilitas kesehatan sangat diperhatikan.

“Sekolah Rakyat bukan hanya tempat menimba Ilmu, tetapi juga ruang memulihkan percaya diri anak-anak yang sempat kehilangan arah,”terangnya.

SRT diharapkan dapat memberikan pendidikan berkualitas dan mewujudkan cita anak-anak kurang mampu di Tojo Una-Una.

Lebih lanjut, Alfian Matajeng menerangkan, persiapan matang telah dilakukan: Lahan strategis 9 hektar lebih di Desa Betaua bersertifikat serta dokumen legalitas(PK KPR, AMDAL,PBG) telah dikantongi.

Program ini adalah wujud komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat miskin secara menyeluruh.

Sejumlah tokoh dan politisi Tojo Una-Una, seperti Moh. Abdan Lasawedi, Nurlan Bagenda, dan tokoh masyarakat Tojo, Ridwan Tawalili, menyampaikan dukungan penuh terhadap Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Program ini adalah wujud komitmen Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat miskin secara menyeluruh,”ujar mereka.

“Mudah-mudahan tahun ini kita sudah bisa akan memiliki Sekolah Rakyat Permanen di Desa Betaua, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una,”harap para tokoh politisi tersebut.

“Sekolah Rakyat menjadi jembatan penyambung mimpi anak-anak dan keluarga kita di daerah ini,”terang Ridwan Tawalili, menegaskan bahwa ini bukti nyata Bupati Ilham Lawidu Wujudkan Asta Cita Prabowo: Bukan Kaleng-Kaleng!

Dasar Hukum Sekolah Rakyat: Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim. Kepmensos Nomor 49/HUK/ 2025 tentang Tim Formatur Penyelenggaraan Sekolah Rakyat. UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Sistem Pendidikan Nasional. UUD 1945 Pasal 31 ayat (1) dan (2). PP Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. Pepres Nomor 12 Tahun 2025- 2029 tentang RPJMN 2025- 2029. **/ Budi Dako

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *