Dinas Perdagangan Touna Evaluasi Pemanfaatan Los Pasar Sansarino, Dorong Tertib Administrasi dan Peningkatan PAD
TIME SULTENG – Dinas Perdagangan, Perindustrian,Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Tojo Una-Una melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap penggunaan los di Pasar Rakyat Sansarino, Rabu (1/4/2026).
Sebelum melakukan peninjauan lapangan, Sekretaris Dinas Disperindagkop UKM Tojo Una-Una, Sitti Nurfahmi Lakita, menggelar rapat koordinasi bersama puluhan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Kantor UPTD Pengelolaan Pasar Rakyat Sansarino.
Dalam arahannya, Sitti Nurfahmi mengajak seluruh petugas untuk memperkuat sinergi dan tidak saling menyalahkan dalam menjalankan tugas.
Ia menekankan pentingnya kerja sama dalam pengawasan serta pelayanan yang humanis kepada para pedagang.
“Kami berharap seluruh PPPK dapat bekerja sama dalam melakukan pengawasan dan memberikan pelayanan yang humanis kepada para pedagang,” ujar Sitti Nurfahmi.
Ia menjelaskan, kegiatan monev merupakan proses sistematis yang dilakukan untuk memantau, memeriksa, dan menilai secara berkala pemanfaatan los atau kios di pasar.
Hal ini penting guna memastikan penggunaan los sesuai peruntukan, tertib administrasi, serta taat terhadap aturan yang berlaku.
“Kegiatan ini bertujuan memastikan los digunakan sesuai peruntukan, tertib administrasi,serta taat aturan,”katanya mewakili Kepala Dinas Disperindagkop UKM Tojo Una-Una, Iwan Mohammad.
Selain itu, evaluasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD)sesuai target yang telah ditetapkan dinas.
Dalam pelaksanaannya, ditemukan masih banyak los atau kios di Pasar Rakyat Sansarino yang tidak lagi ditempati oleh pengguna awal.
Kondisi tersebut dinilai tidak sesuai dengan tujuan awal penyediaan fasilitas pasar oleh pemerintah daerah.
Jika tidak segera difungsikan, los yang terbengkalai dikhawatirkan akan mengalami kerusakan dan menurunkan kualitas sarana pasar.
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Perdagangan, Arifin Leusa.
Ia mengatakan, kegiatan monev tidak hanya dilakukan di Pasar Sansarino,tetapi juga mencakup pemanfaatan Pasar Sore Dondo serta pasar-pasar lain di wilayah Tojo Una-Una.

“Kami terus melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan seluruh pasar di Tojo Una-Una,” ujarnya.
Pemerintah daerah pun berharap para pedagang dapat memanfaatkan los atau tempat yang telah disediakan secara optimal, sehingga aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih tertib dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah. **/ Budi Dako


