Peringati Bhayangkara ke-80, Gubernur Bacakan Amanat Presiden: Polri Harus Adaptif, Profesional & Jaga Kepercayaan Rakyat
Time Sulteng, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., didampingi Kapolda Sulteng Irjen Pol. Nasri, memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur, Rabu pagi.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri lengkap unsur Forkopimda, mulai dari Pangdam XXIII, Kajati, Ketua PT, Kepala BNNP, Danrem, Danlanal, Dandenau, para Pejabat Utama Polda, tokoh agama, tokoh adat, hingga elemen masyarakat luas, mencerminkan sinergi kuat antar kekuatan bangsa.
Dalam kesempatan itu, Gubernur membacakan amanat Presiden Prabowo Subianto yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Presiden mengapresiasi dedikasi Polri menjaga stabilitas keamanan, sekaligus mengingatkan tantangan ke depan makin kompleks, mulai dari geopolitik, kejahatan siber, hingga ketidakpastian ekonomi.
Oleh karena itu, Polri dituntut terus bertransformasi menjadi institusi yang adaptif, modern, prediktif, dan cepat tanggap.
Presiden juga menyoroti peran strategis Polri mendukung program pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis, swasembada pangan, pemberantasan narkoba dan judi online, hingga pengamanan investasi.
Ada lima arahan utama yang ditekankan: perkuat kelembagaan, tingkatkan profesionalisme, kembangkan SDM, fleksibilitas organisasi, serta jaga integritas dan kepercayaan publik.

Pesan utamanya: jadikan tugas sebagai ibadah, pelayanan sebagai kehormatan, dan kepercayaan rakyat sebagai landasan utama.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, menyatakan momen ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh personel untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pelayanan yang humanis dan berkeadilan, serta memperkokoh sinergi dengan semua pihak demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Sulawesi Tengah. **/ CH


