Pemkab Touna Dapat Bantuan Alat Ronsen Mobile dari Kemenkes RI, Siap Percepat Penanganan TBC

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Tojo Una-Una, dr. Niko, S.Ked., M.KM., MM., saat memberikan keterangan kepada awak media di ruang kerjanya

Timesultemg, TOUNA — Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una melakukan audiensi di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, pada Kamis 24 September Tahun 2026. Kegiatan dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Wakil Bupati Tojo Una-Una, serta Kepala Dinas Kesehatan se-Provinsi Sulawesi Tengah.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Tojo Una-Una, dr. Niko, S.Ked., M.K.M., MM., menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut dibahas visi dan misi bidang kesehatan ke depan, sekaligus memperoleh kepastian bantuan hibah berupa alat ronsen protebel (mobile) yang dapat dibawa ke mana saja. Alat tersebut diperkirakan tiba pada Desember 2026.

Bantuan ini ditujukan untuk mempercepat pelacakan keluarga dan lingkungan penderita Tuberkulosis (TBC).

Sebagaimana diketahui, pengobatan TBC memerlukan waktu berbulan-bulan, bahkan hingga 6–9 bulan, sampai kuman benar-benar tidak aktif dan tidak menular.

Dalam kurun waktu tersebut, seorang penderita diperkirakan dapat menularkan penyakitnya kepada sekitar 10 orang di sekitarnya, mengingat TBC di Indonesia menempati peringkat kedua tertinggi di dunia.

“Nantinya berdasarkan lokus, setiap kecamatan di Tojo Una-Una akan diberikan satu titik pelayanan. Keluarga penderita TBC akan kami undang dan sosialisasi ini sudah berjalan meskipun alatnya belum ada,” ujar dr. Niko kepada Awak media di ruang kerjanya.

Saat ini persentase penderita TBC di Kabupaten Tojo Una-Una tercatat sebesar 3 persen. Nantinya, alat ronsen protebel mobile ini akan disiapkan di RSUD Ampana dan akan beroperasi didampingi dua petugas terlatih setiap kali ditugaskan ke wilayah kecamatan.

“Selain pembahasan penanganan TBC, audiensi juga membahas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sesuai prioritas Presiden RI, yang akan dilayani di seluruh Puskesmas bagi masyarakat luas.” pungkasnya. Sabtu (10/10/2026). **/ CH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *