Mentan Amran: Isu Tanah Papua Rp100 Ribu/Ha Itu Fitnah

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman buka suara terkait isu tanah Papua dijual Rp100.000 per ha. (Foto: Dok. Kementan)

Time Sulteng, JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman secara tegas membantah narasi yang menyebut pemerintah membeli tanah masyarakat Papua seharga Rp100.000 per hektare.

Menurutnya, informasi tersebut adalah fitnah yang tidak berdasar sama sekali.

“Fitnah itu bertebaran. Salah satunya harga tanah Rp100.000 per ha. Itu fitnah yang sangat kejam terhadap pemerintah, termasuk kepada kami yang menjalankan program. Padahal faktanya sama sekali tidak demikian,” ujar Amran, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan, program pengembangan lahan di Papua tidak mengambil alih hak kepemilikan warga. Pemerintah justru telah membangun sekitar 137.000 hektare lahan pertanian yang sepenuhnya tetap menjadi milik masyarakat. Disertai bantuan gratis berupa irigasi, sarana prasarana, hingga alat dan mesin pertanian bernilai triliunan rupiah.

“Sawah itu milik rakyat. Tidak ada yang menjadi milik negara. Alat mesin pertanian kami berikan gratis. Irigasi kami bangun. Semua itu untuk masyarakat,” tegasnya.

Bahkan, manfaat program ini sudah dirasakan langsung oleh petani setempat.

“Mereka kini punya lahan sendiri, traktor milik sendiri, dan penghasilan meningkat hingga Rp15–20 juta per bulan. Ini fakta nyata di lapangan,” tutup Amran. **/ iNews.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *