Antisipasi Kabut Asap Karhutla, Disdikbud Touna Izinkan Sekolah Alihkan Pembelajaran ke Rumah
Timesultemg, TOUNA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tojo Una-Una menerbitkan imbauan resmi kepada seluruh satuan pendidikan untuk mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.
Imbauan tertuang dalam Surat Nomor B.400.1/1674/Dikbud/2026 tertanggal 1 Oktober 2026, yang ditandatangani Kepala Disdikbud Tojo Una-Una, Aspan P. Taurenta, S.H. Surat ditujukan kepada seluruh Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan, pengawas, serta kepala satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta.
Dalam arahannya, Disdikbud memberikan kewenangan penuh kepada kepala sekolah untuk menghentikan sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) apabila kabut asap di wilayah masing-masing dinilai pekat dan membahayakan kesehatan.
Kebijakan diambil dengan mempertimbangkan kondisi faktual kualitas udara di lingkungan sekolah.
Apabila PTM dihentikan sementara, pembelajaran dapat dialihkan menjadi Pembelajaran Dari Rumah (PDR) yang disesuaikan dengan kemampuan dan akses peserta didik.
Sekolah juga dilarang mengarahkan siswa melakukan aktivitas di luar ruangan, termasuk olahraga, upacara, apel, ekstrakurikuler, maupun kerja bakti selama kabut asap masih berpotensi mengganggu kesehatan.
Siswa maupun tenaga pendidik yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap diminta segera mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan terdekat dan tidak boleh dipaksakan mengikuti pembelajaran.
Pihak sekolah juga diimbau berkoordinasi dengan puskesmas, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa dalam langkah antisipasi.
PTM akan kembali dilaksanakan setelah kondisi udara membaik dan dinilai aman, dengan keputusan kepala sekolah yang berkoordinasi bersama koordinator wilayah serta melaporkannya kepada Disdikbud Touna. **/ CH


