Pengurus Cabang JMSI Touna Resmi Dilantik, Membangun Sinergi Media dan Pemda Demi Informasi yang Berimbang
Timesulteng, TOUNA – Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (PC JMSI) Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) resmi dilantik oleh Ketua Pengurus Daerah (PD) JMSI Sulawesi Tengah, Murtalib, di Gedung Serba Guna Dinas Pariwisata Kabupaten Touna, Sabtu (31/10/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, Sekretaris Daerah (Sekda) Touna Alfian Matajeng, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) PD JMSI Sulawesi Tengah tentang penetapan PC JMSI Touna oleh Sekretaris PD JMSI Sulteng, Mahful Haruna.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan janji prasetya JMSI dan penyerahan bendera pataka dari Ketua PD JMSI Sulteng kepada Ketua PC JMSI Touna.

Dalam sambutan Bupati Touna Ilham Lawidu yang dibacakan Sekda Alfian Matajeng, menyampaikan pemerintah daerah meucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik sekaligus berharap JMSI mampu memperkuat profesionalisme pers dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab dan komitmen untuk membangun ekosistem pers yang sehat, profesional, independen, dan bertanggung jawab di Kabupaten Tojo Una-Una.
Pemerintah daerah juga menilai media siber memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan, mengedukasi masyarakat, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan publik.
“Kehadiran JMSI di Kabupaten Tojo Una-Una memiliki arti penting. JMSI diharapkan dapat menjadi wadah bagi perusahaan media siber untuk membangun kerja sama, meningkatkan kualitas pengelolaan media, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta mendorong terciptanya ekosistem pers yang profesional dan berkelanjutan,” demikian disampaikan dalam sambutan bupati.
Pemerintah Kabupaten Touna, lanjutnya, menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat, dukungan berbagai pemangku kepentingan, serta informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Olehhya itu, pers diharapkan menjadi mitra strategis pembangunan sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen dan bertanggung jawab.
Pemerintah daerah, kata dia, terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan yang disampaikan secara objektif sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan publik dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
“Hubungan antara pemerintah dan media harus dibangun atas dasar kemitraan yang sehat, saling menghormati, dan tetap menjaga independensi masing-masing. Kemitraan ini bukan berarti media harus selalu sejalan dengan pemerintah, melainkan bagaimana kita bersama-sama menjaga kepentingan publik melalui informasi yang benar, berimbang, dan mencerdaskan,” tegasnya.
Kepada pengurus JMSI yang baru dilantik, Bupati juga menitipkan sejumlah pesan, mulai dari membangun organisasi yang solid dan berintegritas, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, meningkatkan kompetensi insan pers, hingga memperkuat literasi digital masyarakat.
Selain itu, JMSI diharapkan menjadi mitra kritis dan konstruktif pemerintah daerah, mengawal pembangunan secara objektif, menyampaikan aspirasi masyarakat, serta mempromosikan potensi dan keunggulan daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Peran tersebut dinilai semakin penting untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan dan pedesaan turut memperoleh akses terhadap informasi yang benar dan bermanfaat.
Sementara itu, Ketua PD JMSI Sulawesi Tengah, Murtalib, menegaskan bahwa JMSI merupakan organisasi perusahaan pers yang telah menjadi konstituen Dewan Pers. Ia juga menyampaikan bahwa perusahaan pers yang menjadi anggota JMSI telah memiliki badan hukum pers.
Atas dasar itu, Murtalib berharap Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una dapat membangun kemitraan dengan JMSI, khususnya dalam publikasi kegiatan pemerintahan dan penyebarluasan informasi pembangunan kepada masyarakat.
“Saat ini hanya ada 11 konstituen Dewan Pers dan JMSI adalah salah satunya, sehingga Pak Bupati tak perlu khawatir bermitra dengan JMSI,” ujar Murtalib dalam sambutannya.
Ia juga menyoroti perkembangan media sosial yang semakin masif. Di satu sisi, perkembangan teknologi mempermudah masyarakat memperoleh informasi. Namun, di sisi lain, penyebaran berita bohong atau hoaks serta informasi yang tidak berimbang menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
Menurutnya, keberadaan JMSI di Touna diharapkan dapat membantu menangkal penyebaran informasi yang tidak benar melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Murtalib menegaskan, JMSI siap mengambil bagian dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyebarluasan informasi yang berkualitas, tanpa meninggalkan profesionalisme dan independensi pers.
“JMSI siap bermitra dengan Pemda Touna untuk memberikan informasi yang benar, akurat, dan berimbang terkait pembangunan di Kabupaten Touna,” tandasnya.
Dengan dilantiknya kepengurusan PC JMSI Touna periode 2026–2031, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara perusahaan media siber dan pemerintah daerah dalam memperluas akses informasi publik, mengawal pembangunan, serta mendorong kemajuan Kabupaten Tojo Una – Una.


